Kota Padang kembali meraih penghargaan di bidang kebersihan (Piala Adipura) untuk kategori Kota Besar. Hal ini berarti menambah deretan Piala Adipura (yang ke-14 ditambah satu sertifikat) bagi Kota Padang.
Seperti yang dikatakan Kepala Badan Komunikasi dan Informasi (Bakominfo) Kota Padang Drs. Hiptonius Damanhuri, Selasa (13/6) saat penyambutan kedatangan Piala Adipura di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) bahwa Kota Padang meraih penghargaan Kota terbersih se Indonesia diterima langsung oleh Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, M.Si di Istana Negara Jakarta yang diserahkan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Senin siang (12/6).
Bukan itu saja, kata Hiptonius, Kota Padang juga memperoleh penghargaan sebagai Kota Besar terbersih khusus di bidang taman yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla, Senin malam (12/6) di Jakarta. "Khusus untuk penilaian taman ini hanya Kota Padang satu satunya yang meraih penghargaan," ujar Hiptonius Damanhuri.
2 Penghargaan tersebut dibawa oleh Walikota didampingi Ketua DPRD Kota Padang, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang Afrizal Khaidir, SE.MM dan Kepala Bapedalda Ir. Indang Dewata. Hampir seluruh pejabat di lingkungan Pemko Padang termasuk Wakil Walikota Drs. Yusman Kasim dan warga kota menunggu kedatangan Piala Adipura di BIM. Sekitar pukul 10 WIB begitu Walikota dan rombongan muncul di ruang tunggu bandara disambut dengan teriakan 'Hidup Kota Padang Kota Tercinta Kujaga dan Kubela'.
Setelah mengalungkan bunga kepada Walikota dan Wakil Walikota serta Ketua DPRD kemudian Walikota dan wakil walikota digotong rame rame oleh pasukan kuning (petugas kebersihan dari DKP) sebagai rasa bangganya atas jerih payahna selama ini.
Walikota Padang dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan bahwa saat menerima penghargaan tersebut Presiden berpesan bahwa Sumatera Barat khususnya Kota Padang akan dijadikan sebagai percontohan bagi kota/kabupaten lainnya. Presiden berharap agar keberhasilan itu selalu ditingkatkan.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari tingginya partisipasi warga kota serta tingginya semangat petugas kebersihan yang seakan tidak mengenal lelah yang bekerja siang malam, bahkan dalam keadaan hujan dan panas. Dengan kota yang bersih dan indah berarti sesuai dengan program untuk menjadikan Kota Padang sebagai kota tujuan wisata ," ujar Fauzi Bahar.
Saking besarnya jasa petugas kebersihan tersebut, Walikota Padang berjanji akan menyalurkan sebagian zakat yang terkumpul sekitar Rp.500 juta kepada petugas kebersihan yang hidupnya dibawah garis kemiskinan terutama mereka yang tinggal dirumah yang tidak layak huni. Selain itu kata Fauzi lagi, dimasa yang akan datang juga akan menambah kelengkapan sarana dan prasarana maupun pakaian bagi petuagas kebersihan. Pada kesempatan itu walikota juga sangat berterimaksih kepada para pelajar dan warga kota dengan kesadaran tinggi telah membuat taman disepanjang jalan Prof. Dr. Hamka dan andalas. Bahkan walikota berjanji akan memberikan sertifikat kepada pelajar yang telah berjasa untuk penghargaan (piagam) tersebut.
Lebih dari itu, karena Kota Padang mewakili Indonesia dalam lomba kebersihan tingkat ASEAN maka Kota Padang telah mulai mempersiapkan diri. Seperti dalam waktu dekat Wakil Walikota Padang akan berangkat ke Belanda untuk mempelajari tentang bagaimana pengelolaan sampah.
Sementara itu Wakil Walikota Padang Drs. Yusman Kasim mengatakan Kota Padang setelah dinilai oleh tim merupakan kota yang terbersih dari seluruh yang bersih. "Kalaupun ada kekurangan kekurangan itu biasa maka tugas seluruh warga kota lah untuk mengatasinya. Tapi yang jelas tidak ada sampah yang menumpuk berhari hari, yang menumpuk itu hanya menjelang petugas datang sorenya. Adipura ini berkat kerjasama pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Jadi tiga pilat ini harus selalu disinergiskan," ujar Yusman Kasim.
Yang lebih menyenangkan bagi DKP karena untuk anggaran yang akan datang legislatif seperti yang dikatakan ketua DPRD Kota Padang Hadison, S.Si berjanji akan membicarakannya guna menambah anggaran untuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan pada APBD yang akan datang.

0 komentar:
Posting Komentar